Archive for the ‘Yamaha’ Category

Kehadiran New V-Ixion tinggal menghitung hari, setidaknya dua pekan lagi akan dilaunching pada perhelatan Jakarta Motorcycle Show , 31 Oktober – 04 November 2012 mendatang. New V-Ixion akan tampil segar dengan wajah baru dan penambahan fitur, diantaranya sensor O2 dan rear disc brake. Lalu, gimana nasib (old) V-Ixion?

Apakah dengan kehadiran produk terbaru mengharuskan yang lama itu di-discontinue? Idealnya YA, tapi kDW rasa TIDAK untuk V-Ixion! Lho mengapa??? Walau lifecycle V-Ixion sudah berumur 5 Tahun dan memang saatnya untuk perombakan yang radikal, tapi saat ini angka penjualannya masih ‘merajai’ segment sport, masih bisa tembus 30.000 unit per bulan! Ini membuktikan bahwa (old) V-Ixion masih diminati. Kehadiran New V-Ixion hanyalah upaya prepentive YIMM untuk mempertahankan eksistensinya dari ‘goyangan’ kompetitor.

Issue akan hadirnya New V-Ixion sama sekali tidak menyurutkan minat pembeli untuk meminang (old) V-Ixion, malah cenderung meningkat. Pertimbangan lainnya, belum tentu semua suka dengan tampilan New V-Ixion. Maukah YIMM untuk terus menjualnya dan ditandemkan dengan gen anyar!? Tentunya dengan pricing strategy yang tepat. Jadi penikmat martabak telor ditawari pilihan martabak telor ‘special’, tidak harus dipaksa beli yang ‘special’ saja. Kalo pada pindah beli roti bakar gimana…??? Ada masukan lain?

(kDWblog)

Iklan

Gambar: Ilustrasi Old Yamaha R15 tampak belakang

Mungkin artikel ini lebay yach. Tapi bagi kDW pengalaman ‘first impression’ bertemu sosok V-Ixion ber-fairing asal India ini sesuatu banget. Barang langka cuuuy…! Terus ketemunya gak lebih 2 KM dari rumah yang bisa dibilang area perkampungan. Di Jakarta saja cukup sulit memergoki R15 keluyuran di jalanan.

Sore kemarin (17/08), sepulang belanja kebutuhan lebaran, kDW membonceng istri pulang ke rumah. Riding santai menyusuri jalan aspal sempit, tampak didepan ada motor berfairing yang disinyalir pemudik, plat nopol-nya B. Awalnya sih gak ada yang menarik, paling juga motor ‘biasa’. Tapi pas memperhatikan area buritan, perpaduan antara stop lamp dan behel belakang secara naluri menggiring opini bahwa itu adalah Honda!

Ya. Sekilas mirip CBR Series. Eh, tapi kok bukan… NMP kah? Atau Tiger modifan??? Eits… Kok spakbor belakangnya meruncing ke ujung mirip Ninja 250R. Wah motor apaan niiich…??? Setelah diperhatikan knalpotnya yang berwarna hitam kurang familiar bagi kDW. Bergeser ke area dashboard dan fairing, dari belakang nampak gambot dan keren. Mungkinkah ini Minerva 200R yang klonengannya Honda CBR 125R? Aahhh… Bukan!

Penasaran. Lalu kDW memposisikan lebih dekat agak samping, tapi tidak untuk menyalip atau doi merasa terganggu. Woow…! Area sampingnya V-Ixion banget, nampak cover samping dan deltabox warna hitamnya. Ini Yamaha! Nah… Spionnya yang membulat mengingatkan kDW pada spion Mio. Terlihat ada tulisan putih di kaca bagian bawahnya, mirip Pulsar atau Apache. Khas India nich. “Bu… Motor di depan itu Yamaha R15, dari India!” ujar kDW setengah berteriak.

Saat menikung, motor misterius berwarna hitam ini memperlihatkan bagian fairing. Ada list striping minimalis warna putih dari ujung tangki melintang melebar ke arah fairing depan bawah, samar-samar nampak decal R15. Aaaaargh….

Lima menit pengamatan itu dengan berat hati terselesaikan karena kDW harus memutar kemudi belok kanan selepas tikungan. Nganterin istri ke rumah, karena pelanggan es buah sudah pada ngantri menunggu hehehe…. Andai saja! Pengen rasanya menyalip lalu baik-baik memberhentikannya. Sedikit interview dan ambil gambar mungkin bisa membuat artikel ini lebih hidup. (kDW)

Ilustrasi tambahan:

Gambar: Penampakan Old Yamaha R15 warna hitam di Jakarta – http://www.sejutaumat.com

Pulsar 200 NS

Beueueuhhh…, judulnya lebay! Apa maksudnya? Hehehe… Ini terkait revolusi desain dan fitur-fitur yang disematkan pada motor sport di Indonesia yang terjadi pada 6 tahun terakhir, terutama pada produk Honda dan Yamaha.

Lalu.., apa hubungannya dengan Pulsar? Masih ingatkah anda, sebelum masuknya Pulsar ke tanah air yang diawali oleh Pulsar 180 UG-3 di tahun 2007? Dikala itu AHM dan YMKI masih arogan dengan menyuguhkan produk yang alakadarnya, jauh dari harapan para bike enthusiast. Konsumen ‘dipaksa’ harus puas membeli produk jadoel yang gonta-ganti warna dan striping saja!

New V-Ixion | Image credits: TMCBlog.com

Ketika penjualan Pulsar laris, apalagi dengan hadirnya Pulsar 200 di tahun 2008 dan Pulsar 180 UG-4 di tahun 2009 barulah AHM dan YMKI ‘sadar’. Apa yang mereka lakukan? Copy paste produk mereka dari negeri asal Pulsar mazbro! Honda Unicorn Dazzler menjadi New Mega Pro (NMP) dan Yamaha FZ-16 menjadi Byson. Senjata ini setidaknya bisa bersaing dengan Pulsar yang lebih dulu mengunggulkan desain ‘moge look’ futuristik, tampil modern dengan teknologi terkini seperti console digital, lampu rem LED, jok terpisah dan ban lebar.

Nah… Kini AHM dan YIMM (dulu YMKI) tengah menyiapkan produk andalan mereka di segmen 150cc. Yamaha V-Ixion dalam proses rombak total guna menghadang Honda ‘teralis’ yang disiapkan AHM untuk merebut tahta raja motor sport dari V-Ixion. Mau gak mau mereka harus berlomba menghadirkan value lebih dari sisi desain, fitur dan teknologi, tapi dengan batasan harga agar tidak over price tentunya. Munculnya Pulsar 200 NS yang dikabarkan akan dihadirkan BAI tahun depan pasti dijadikan tolak ukur dan bahan pembanding karena disinyalir akan dibandrol pada harga yang tidak terpaut jauh.

Daaaan……, terbukti mazbro! Beberapa hari terakhir ini ramai pemberitaan spyshoot New V-Ixion yang cukup membuat kDW sendiri kagum. New V-Ixion tampil dengan desain keren dan futuristik, malah sangat jelas tampak aura ‘motor India’ !!! Tinggal tunggu sang teralis nich…

FBH dan FBY, berterimakasihlah kepada Pulsar. Silahkan dikomentari. (kDW)

Ilustrasi: Fazer 250. Disiapkan untuk melawan Pulsar 220? | Image credits: xBhp.com (edited)

Melanjutkan pembahasan di artikel sebelumnya. kDW lebih cenderung memprediksi bahwa pihak YIMM sedang menjajaki kemungkinan menghadirkan Yamaha Fazer 250 yang sebagai suksesor sang kalajengking dibanding facelift atau menyuguhkan opsi Yamaha Byson ber-half fairing.

Lho mengapa? Karena si kebo sendiri masih kuat menjadi tandem V-Ixion, apalagi saat ini YIMM tengah berkonsentrasi menyiapkan All New V-Ixion. Keseriusannya sudah terkuak, dimana spyshoot tangki, headlamp, lampu sien, muffler dan lainnya sudah banyak muncul di blog sebelah hehehe… Jadi, terlaaaluh jika YIMM terlalu over di segmen 150cc tapi sepak terjang flagship-nya sendiri memble.

Jika dikaitkan dengan test jalanan Scorpio – Pulsar 220 dan survey terhadap para pengguna Pulsar 220 kemarin, tidak menutup kemungkinan jika Fazer 250 (yang basis mesinnya mirip Scorpio) dihadirkan, bisa naked atau juga ber-half fairing. Diatas kertas, Fazer 250 bisa head to head melawan Pulsar 220. Berikut ini sedikit komparasi di sektor mesinnya;

FAZER 250
Engine type: 4 stroke SOHC
Displacement: 249 cc
Max. Power: 21 bhp @7500 rpm
Max. Torque: 20,5 nm @6500 rpm
Bore x Stroke: 74,0 x 58,0 mm
Compression Ratio: 9,80 : 1
Ignition: Electric Ignition
Top Speed: 145 kmph

PULSAR 220
Engine type: 4 stroke Single Cylinder
Displacement: 220 cc
Max. Power: 21,4 bhp @8500 rpm
Max. Torque: 19,12 nm @ 6500 rpm
Bore x Stroke: 67,0 x 62,4 mm
Compression Ratio: 9,50 : 1
Ignition: Digital Twin Spark
Top Speed: 147 kmph

Ini hanya sekedar prediksi mazbro, bisa terbukti atau bisa juga sekedar wacana. Tapi lebih masuk akal lah dibanding rumor mau menghadirkan YZF-R4 untuk menyaingi Ninja 250R dan CBR 250R. Demikian, semoga terhibur… (kDW)

Yamaha Fazer 150 (India) | Credit: motorbeam.com

Menarik mazbro! Bersumber dari sebuah thread di forum PRIDES yang diposting oleh nickname ‘momoe’ pada hari Senin (23/07) kemarin, kDW mendapatkan informasi tentang adanya survey yang dilakukan (pihak ketiga yang ditunjuk) YIMM kepada para pengguna Pulsar 220. Lho kok? Ini terkait tentang motor ber-half fairing mazbro! Disinyalir Yamaha tengah menjajaki kemungkinan menghadirkan Fazer a.k.a Byson ber-half fairing asal India ke tanah air.

Survey tersebut dilakukan pada hari Senin (23/07) berlokasi di sebuah hotel di bilangan Kuningan – Jakarta, dihadiri oleh 6 dari 12 orang pengguna Pulsar 220 yang diundang. Disana mereka dihadapkan dengan dua buah motor, pertama adalah Yamaha Byson dan satunya lagi motor misterius ditutupi kain yang akhirnya diketahui bahwa itu adalah Yamaha Fazer 150 asal India, lengkap dengan sari guardnya. Seperti yang sudah kDW sebutkan diatas, bahwa Fazer 150 ini adalah variant FZ-16 (Byson) yang dilengkapi half fairing.

Dalam survey tersebut, menurut bro ‘momoe’, mereka diwawancarai tentang mengapa memilih Pulsar 220, apa kelebihan dan kekurangannya, lalu mereka diminta pendapatnya mengenai Fazer 150. Hmm…, kayaknya pihak YIMM menggali info tentang animo biker terhadap motor half fairing yang segmented dan belum familiar, bahkan dicap wagu dan aneh. Pulsar 220 sendiri merupakan motor ber-half fairing pertama di tanah air yang cukup sukses berpenetrasi, whuaaaaa… Lagi-lagi Pulsar menjadi trend setter euy!

Test jalanan Yamaha Scorpio dengan Pulsar 220 bulan Februari lalu | Credit: asmarantaka.wordpress.com

Cukup sekedar half fairing? kDW harap tidak mazbro. Semoga Byson ber-half fairing ini nantinya bermesin 225cc-nya Scorpio. Masih ingat tentang spyshoot test jalanan sang Kalajengking dengan Pulsar 220 pada bulan Februari yang lalu? Nah…, semoga saja survey ini adalah lanjutan dari test tersebut. Gak lucu lah kalo mau bersaing dengan mengadu half fairing saja. Byson yang lemot dibebani tambahan half fairing apa gak tambah ‘gak bisa lari’? Gimana Yamaha? (kDW)

Sumber:
http://prides-online.com/showthread.php/15715-Survey-P220-vs-Fazer-160-a.k.a-Byson-Half-Fairing

Sticker “Zupiter Z1” di Yamaha M1 | Klik untuk memperbesar

Haha… Jangan terkecoh mazbro! Keikutsertaan Yamaha Zupiter Z1 di ajang MotoGP hanya berupa pemasangan stickernya yang berukuran cukup besar di buritan Yamaha YZR-M1 pada seremonial launchingnya bebek terbaru andalan YIMM ini di sirkuit Mugello kemarin. Niat banget yak promosinya… Tapi kDW salut. Memang Yamaha di Indonesia sangat diperhitungkan, setelah ‘Semakin Didepan’ sekarang Zupiter Z1. Laik diess…! (kDW)

*jangan protes, anggap aja pake helm 😀

Yamaha India cukup peka dengan masukan dari para konsumennya. Kurang nyamannya jok boncenger karena desain awal terkesan sempit dikeluhkan banyak konsumennya, sehingga Yamaha India melakukan perombakan pada variant FZ Series-nya. Seperti apakah ubahannya? Ini dia… Jreng!

1. Jok boncenger menjadi lebih panjang dan lebar, handle grab pun berubah desain. Sekarang boncenger dijamin nyaman duduk berlama-lama di belakang pengendara.

2. Ubahan desain pada pelindung rantai. Ini yang menarik, selain desain pelindung atas yang berubah juga ada tambahan dibawah.

3. Spakbor belakang menjadi lebih panjang dan lebar. Ini untuk fungsionalitas, tapi tampilan menjadi tampak kalem nich hehehe… Apakah menyatu atau tetap bisa dilepas ujungnya (opsi pendek) seperti yang lama? Belum jelas mazbro…

Nah, jadilah seperti ini. Nampak aura machonya ganti menjadi elegan. Keren gak mazbro???

Apakah YIMM juga akan merombak Byson di tanah air? kDW pikir bisa iya bisa juga tidak, kalo iya pun belum tentu dalam waktu dekat. Lho emang kenapa??? Lagi-lagi tergantung pasar. Jika mayoritas konsumen Indonesia lebih menyukai tampilan sekarang yang nampak lebih macho ngapain juga capek-capek dirombak? kDW pun belum denger keluhan tentang jok boncenger ini. Tapi setidaknya langkah ‘rombak buritan’ ini bisa juga diterapkan pada Byson facelift di masa yang akan datang. Tidak untuk sekarang… Atau punya opini lain? Monggo dishare… (kDW)

*gambar :
motorbeam.com dan ridertua.wordpress.com