Body Control Unit (BCU) Pulsar, Antara Fitur Canggih dan Malapetaka

Posted: Februari 13, 2012 in Bajaj
Tag:, ,

BCU Pulsar

Istilah BCU lumayan familiar di kalangan penyemplak Pulsar series karena ini adalah salah satu fitur canggih yang dimiliki Bajaj Pulsar. Namun disinyalir masih sedikit yang tahu lebih dalam apa sich BCU itu? Cara kerjanya gimana dan apa kelebihan serta kekurangannya. Yuk mare kita bahas…

BCU singkatan dari Body Control Unit, merupakan sebuah sistem kelistrikan yang mengintegrasikan semua fungsi elektrik, pengontrol dan pengaman arus serta manajemen daya beban dalam satu modul. Benda berbentuk kotak dan berwarna coklat yang ditempatkan didalam headlamp ini mengatur sistem kelistrikan pada lampu utama, lampu senja, lampu indikator switch di stang, lampu sien, klakson, speedometer, elektrik starter dan lainnya. Misalnya ketika lampu depan filamen untuk jarak dekatnya putus, otomatis BCU akan menyalakan fungsi lampu jauh, padahal saklar masih pada posisi lampu dekat tapi tapi indikator lampu jauh di speedometer menyala.

Selain fungsi mengontrol arus, BCU ini pun berfungsi sebagai flasher dan pengaman arus, bukan saja arus positif, tapi juga arus negatif. Keren kan?… Sistem kelistrikan seperti ini hanya digunakan di mobil-mobil keluaran terbaru. Coba saja rumah saklar stang Bajaj Pulsar dipindah ke motor lain, pasti gak akan berfungsi karena tanpa BCU.

Teknologi canggih ini perlu perlakuan khusus, ada beberapa hal yang harus dihindari untuk menjaga agar BCU tidak rusak, diantaranya:
– Tegangan harus stabil. Jika arus dari aki tidak stabil berpotensi untuk merusak BCU maka sering-seringlah mengontrol kondisi aki secara periodik.
– Lindungi dari air. Terpaparnya soket-soket kelistrikan oleh air akan menimbulkan konslet dan merusak BCU. Upaya pencegahannya, lapisi soket dengan sealer dan hindarilah semprotan air bertekanan tinggi saat mencuci terutama pada bagian belakang headlamp.
– Jangan sembarang memasang aksesoris kelistrikan. Pemasangan perangkat berlebih pada kelistrikan akan menyita banyak arus dan berakibat tegangan tidak stabil.
– Lepaslah soket-soket ke BCU jika melakukan pengelasan pada rangka.

Bagaimana kalo rusak??? Kelistrikan akan error. Seperti yang baru saja dialami kDW (lihat artikel sebelumnya), adanya disfungsi elektrik starter dan ketika mesin sudah hidup dengan cara diengkol atau didorong (pada Pulsar 180 UG-4, 200 dan 220 minus kick starter) lampu sien, klakson dan lampu utama tetap gak berfungsi, padahal ketika kontak on tapi mesin belum hidup fungsi lampu sien dan klakson normal. Pada beberapa kasus lampu utama nyala walau saklar pada posisi off. Menjengkelkan bukan? Tapi jangan tergesa-gesa memvonis BCU, cek dahulu semua kelistrikan di bengkel resmi terdekat dan berdasarkan panduan trouble shooting Bajaj, di bengkel resmi harusnya ada alat pengecekan kondisi BCU.

Saat kondisi seperti ini, selain menyusahkan, sangat membahayakan kalo motor dibawa riding. Mau gak mau harus secepatnya ganti BCU, tapi harganya mahal bro…. 450-550rb-an hiks! Saran nich buat Bajaj, apa susahnya sich bikin soket ‘water resistant’ dan harap letak BCU beserta soket-soket kelistrikan supaya lebih terlindungi. Semoga di Pulsar 200NS sudah begitu, karena denger-denger BCU letaknya sudah dibawah jok pengendara. Semoga berguna…. (kDW)

Komentar
  1. ajat mengatakan:

    begitu ternyata,,, terima ksih infona,,,,

  2. kudalumping mengatakan:

    BCU ane uda lengser. Ganti full DC

  3. kmphlynx mengatakan:

    wah… siaga 1 nih… aki si ug3 sudah mulai agak aneh perilakunya…😦

  4. Blackcat mengatakan:

    Semoga BCU si Kucing Garong saya awet!😀

  5. Rovi sezy mengatakan:

    lampu sein ane idup sendiri..apa pengaruh bcu ya..?

  6. Warga Sipil mengatakan:

    Wew.. BCU ane juga gak normal berarti kemarin lampu dekat putus, tapi gak otomatis switch ke lampu jauh..
    Hehehehe Pulsar 200 NS masih BCU yah? berarti salah yang di FB kemarin..
    Kalo di bawah jok rawan juga tuh kang kalo dicuci steam. Posisi CDI pulsar yang sekarang kan ada di bawah jok, itu aja sering kena air terus matek deh gak bisa start😦

  7. setia1heri mengatakan:

    nais inpoh kang…
    ini nih yang buat ketar-ketir. btw, sdh umur brp motornya kang?

    http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/15/kunci-maling-pun-berevolusi/

  8. IYK mengatakan:

    Hmmm… Alhamdulillah My “Black Beauty” Fine2x ajah…

  9. ranggantengblast mengatakan:

    nah barusan P180 saya jajan buanyak.asyem
    daerah komstir dan headlamp pating gemlodhak…ganti bbrapa part 300rb-an
    minggu kemarin soal elektrik starter tewas dan lampu mati-idup jd ganti rumah saklar (switch handle bar contrl-162.800) dan hall sensor 45rb…..

    ok starter nyala, tapi lampu2 gak mau nyala + speedo mati-idup gak jelas…ternyata BCU. setelah tanya harganya 455rb…ah ntar dulu deh..bah biarin mangkrak dulu di rumah. nabuuung
    #curhat

  10. iwans mengatakan:

    gan kalo lampu sein ane kaga otomatis mati lg apnya yg rusak? Yg lain ny normal. Gara2 abis ane press shock ny

  11. Abu mengatakan:

    Lampu depan ane putus terus,..!! cape ganti lampu mulu,.. belon sehari udah isdet !!

  12. edy kustanto mengatakan:

    maaf bos klau BCU rusak bisa di servis g ya,lo bs dmn info ke sy dong di 085725886999,nwn boss

  13. Kusumah mengatakan:

    Saran saya ganti aja seluruh kelistrikan nya semua pake honda tiger.punya saya juga udh di ganti semua.dan hasil nya gk perlu deg2an gk bisa di stater. Trims

  14. Arbell mengatakan:

    Pulsarku 180 Dtsi. Lmpu dpan pndek mati otmatis lmpu jauh yg nyala. Lampu dah ganti baru masih ttep bgitu. Gimana, Knapa, Apanya yaaa…… ?????
    Trims….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s